Phonetics VS Pembaca Gerak Bibir

Tina Lannin seorang pembaca gerak bibir di Kepolisian London berhasil mentranskripsikan pembicaraan atau dialog antara anggota kerajaan di perhelatan kemantenan William-Kate tanggal 29 lalu. Beberapa yang berhasil ditangkap adalah dialog antara William dah Harry adiknya. Juga pembicaraan antara William dengan Kate.

William : Apa kita harus masuk?

Harry : Ya benar, kita harus masuk sekarang..

Michael Middleton kpd Kate : Apakah kamu baik2 saja?

Kate : Ya saya baik2 saja

Dan selanjutnya Kate berjalan menuju altar mendekati dimana William dan Harry sudah menunggu disana. Keduanya pun seolah tak sabar dengan menoleh kearah Kate dan ayahnya. Tepat berada disebelah William, Kate berdiri dan membetulkan ekor gaun pengantinnya bersama adik kandung Kate, Pippa.

Menurut Lannin pembicaraan mereka adalah :

William : Kamu terlihat sangat menyenangkan.. Kamu cantik sekali..

Benar saja karena Kate sudah merencanakan tidak akan menunjukkan gaun pengantinnya kepada William agar bisa surprise dan memang sampai hari H pun tidak ada satupun media yang tau dan mengekspos siapa perancang busana Kate. Dan itulah yang keluar dari mulut William ..you are so beautiful..

Dalam ilmu Phonetics seorang Linguist bisa saja berperan penting sebagaimana Pembaca Gerak Bibir yang dalam hal ini dikategorikan kedalam ilmu Forensik. Anggap saja kalimat YOU ARE BEAUTIFUL, dari kejauhan seorang Linguist akan dengan mudah mentranskripsikan kalimat ini kedalam catatannya karena dari ekspresi gerak bibir manusia normal yang terlihat adalah kata BEAUTIFUL. Kata ini di dalam IPA (International Phonetics Alphabet) mengandung huruf “f” atau consonant articulated with the lower lip and the upper teeth..sebuah konsonan yang diucapkan dengan gigi atas bertumbukan dengan bibir bawah.

Dengan membaca ekspresi William jelas terlihat bahwa dia mengucapkan YOU ARE BEAUTIFUL. Tidak mungkin dia mengucapkan YOU ARE FOOL, YOU ARE FUR, dan eF eF yang lain. Situasi dimana percakapan itu juga mendukung data2 bagi pembaca gerak bibir di ilmu Forensik dan Ilmu Phonetics.

Nah lain halnya dengan ekspresi wajah, gerak kepala dan body language? Bila di Jawa seorang pembaca gerak bibir akan bekerja keras untuk mengatasi hal ini. Kadang dia ngangguk tapi menunjukkan kontra atau tidak setuju. Saat seorang gadis Jawa di era jadul dilamar oleh seorang duda misalnya, dia ingin menjawab tidak. Namun tidak ingin menyakiti hati kedua orang tuanya dan pelamar tersebut, maka jawabanya adalah ya tapi kepalanya menunduk. Atau jawaban menggeleng (pacak gulu) seperti di India, ya atau tidak dia tetap menggeleng dengan gaya khasnya.

Maka kemudian ada istilah ilmu akar dari Phonetics yaitu Sociophonetics atau di dalam Ilmu Forensik kemudian muncul Socioforensics..(ni siapa dosennya?)..

Tak jelas..

Tapi ingin kembali saya ungkapkan lagi disini dialog transcript dari ahli pembaca gerak bibir ilmu forensik :

William kepada Kate : Okay? Lihatlah mari kita berciuman, okay?

Kate : Lihatlah orang2 itu, apa selanjutnya?

William : Mereka ingin kita berciuman lagi tampaknya. Ayo sekali lagi ciuman.

Pasangan ini kemudian berciuman untuk kali yang kedua

William : Sudah cukup, mari kita pergi.

Hmm seandainya saya disitu bersama media, mungkin dialog William dan Kate selanjutnya adalah

William : Sudah cukup, mari kita pergi

Kate : Ayo sayang, bajunya dah berat neeh..

William : Nah si Pippa tadi mana yang bawain ekor baju tadi, koq langsung ngeloyor pergi..ter..la..lu..

Kate : Dia lagi digodain sama adik lu tuh..ganjen!

Ooops bagian terakhir adalah rekayasa

The Next Lip Reader

Asa Yang Tak Sampai

Perlahan tapi pasti, perasaan ini melambung. Tekanan menghasilkan apa yang terucap tentang kebaikan. Dalam sepi, menghadirkan makna yang tak bermakna. Dalam kejujuran menghasilkan ketidak jujuran. Dia, hadir dalam khayal yang mengkhayal. Tapi jarak menjadikan tidak berjarak.

Jarak, memang berjarak. Tapi jarak memaknai perbedaan. Mungkin rasa yang memiliki rasa, namun rasa yang tajam sulit untuk membedah antara rasa dan perasaan. Dia tidak merasa, melainkan merasakan apa yang ada dalam jiwanya. Dia, tak berjiwa tetapi menjiwai apa yang telah dilakukannya.

Pasti, memastikan yang belum pasti. Kepastian dalam meniti hari-hari, kadang menimbulkan kadang-kadang. Sulit rasanya menggapai dalam nyata. Tetapi dalam jiwa ada kenyataan yang terselubung menatap kehadiran dan kepergiannya. Waktu terbaik, adalah kesempatan terbaik. Dia, baik hati yang selalu hati-hati dalam meniti perasaan yang tak kerasan.

Dendam yang mendendangkan irama yang ramah dengan lingkungannya. Rindu, merindukan tutur kata yang menuturkan angkasa yang diselimuti awan kelabu. Begitu cepat dia merasakan apa yang telah dimilikinya, dan tak merasa kalau ada yang lain ingin memiliki jiwa raga yang beku dalam ketidak berperasaan.

Merasakan alam sama pula merasakan sesuatu. Daya tarik pada dirinya namun benar kalau dia merasa tak memiliki daya tarik. Mampu meluluhlantakkan apa yang kokoh dalam pandangan. Mampu menggapai apa yang diinginkan, tapi merasa tak mampu dan hanya memiliki ala kadarnya.

Selalu tak memiliki kesadaran jika ia memiliki pelangi, yang membasahi sinar mentari. Dia, membentuk fatamorgana. Membuat fatal bagi yang menginginkannya. Keraguan yang ingin memilikinya. Hadir bagai kilat yang menyambar, menghentakkan aliran darah yang mengalirkan rasa.

Hembusan nafas yang semilir, sayup suaranya mengalun jauh menyapa yang jauh. Dia, mimpi dalam mimpi-mimpi yang indah, menyelimuti diri yang sirna. Meraih harapan yang nyata dalam bathinnya. Mengungkapkan kejujuran yang makin menyiksa dirinya. Dia bisa hadir dalam angan seorang yang mengharapkan tanpa memaknai seluruh jiwa raganya yang berujud. Seorang mengharapkan tepian yang sepoi untuk merengkuh mata bathinnya dalam kenyataan nanti. Harapan yang tak pudar dari seseorang untuknya

ASI

ASI atau Air Susu Ibu sangat penting bagi bayi usia lahir sampai menginjak 2 tahun. Itupun kalo cukup. Ada juga yang belum nyampe 2 tahun udah habis. ASI mengandung zat2 sehat dan menyehatkan satia bayi di muka bumi ini. Hanya saja kadang ASI belum keluar pada saat usia bayi masih sehari. MAka kadang2 oleh bidannya diberi susu formula. Biasanya sih di klinik2 kebidanan seringkali diberikan susu SGM, susu formula yang sudah lama terkenal yang pabriknya di Yogyakarta itu. Entah kenapa banyak bayi yang suka ma susu ini. Manis kali, lah emang! Waktu udah usia 5 hari, seminggu, dua bulan, si kecil Zulfa Ramadhanty yang lahir 15 Oktober 2006 (pas bulan puasa, makanya namanya Ramadhanty), dia sama sekali nggak mau susu formula. Waduh..

Trus gimana nih, kan mau ditinggal kerja. Ni kerjaan dah nunggu, belum yang semester depan, susun materi semester genap yang bejibun. Kalo ngajar satu mata kuliah mungkin nggak serepot ini. Tapi kalo 3 mata kuliah kayaknya kacau deh.

Mungkin sudah takdirnya kali? Anak kecil tu maunya ya susu ibunya. Dari dulu juga gitu. Belum ada susu formula emang maunya dikasi apa dong..

Hmm baru inget kata Dr.Utami Rusli yang kakaknya Harry Rusli itu. Nah kata beliau ASI bisa disimpen di kulkas. Ini ni, baru ces pleng.

Walhasil ASI ku simpen di kulkas, nanti kalo anaknya mau tinggal direndam sama air anget.

Tappiiii… mana ASI ku, tak cari2 koq nggak ada. Aku nanya2 orang serumah. Kutanya ibu biasanya yang sering bukain kulkas, maklum lihat2 siapa tau perlu diisi lagi dengan sayur2an and buah2an. Tapi beliau nggak tau. Si kecil juga katanya belum minum susu di gelas itu. Lho emang dia bisa ngomong? Yang jawab yang momong dong, hehe..

“Ada apa mbak-mbak, lagi nyari apa?. Tau2 ada orang membelakangiku mendekat ke kulkas itu.

“Eh tau susu di gelas nggak?, tanyaku menyeringai.

Dan dengan santainya dia bilang “..sudah kuhabiskan..!

Lah..??? !@#$%^&*()__+

Senyum Indonesia

Negeri ini di nobatkan sebagai bangsa paling tersenyum indah di dunia. Masalahnya, apa arti senyuman itu? Bangsa ini pernah mengalami periode smiling country with smiling people. Namun seiring dengan berjalannya waktu bangsa ini nyaris kehilangan senyum ramah dan senyum tersipu malu karena kita telah memasuki periode senyum penuh arti dengan sejuta makna, sebuah senyum yang mampu membuat orang tersenyum yyengir bahkan tersenyum sendiri-sendiri…

Hal ini karena..

1. Indonesia yang penduduknya ramah tamah

2. Indonesia yang penduduknya kebanyakan berkompetensi rendah, jadi hanya cukup dengan senyuman untuk menjawab pertanyaan dunia

3. Indonesia memiliki tujuan positif untuk membangun negeri dengan senyum sebagai langkah awal

4. Indonesia negara yang beriman, senyum sebagian dari iman

5. Indonesia adalah contoh negeri yang selalu berusaha bangkit di saat terpuruk.

Wajah2 tersenyum itu disebabkan karena beberapa sebab

1. Senyum membuat wajah menjadi jauh lebih lebih menarik.

Orang yang banyak tersenyum memiliki daya tarik. Orang yang suka tersenyum membuat perasaan orang disekitarnya nyaman dan senang. Orang yang selalu merengut, cemburut, mengerutkan kening, dan menyeringai membuat orang-orang disekeliling tidak nyaman. Dipastikan orang yang banyak tersenyum memiliki banyak teman.

2. Senyum mengubah perasaan

Jika Anda sedang sedih, cobalah tersenyum. Senyuman akan membuat perasaan menjadi lebih baik. Menurut penelitian, senyum bisa memperdayai tubuh sehingga perasaan berubah.

3. Senyum menular

Ketika seseorang tersenyum, ia akan membuat suasana menjadi lebih riang. Orang disekitar Anda pasti akan ikut tersenyum dan merasa lebih bahagia.

4. Senyum menghilangkan stres

Stres bisa terlihat di wajah. Senyuman bisa menghilangkan mimik lelah, bosan, dan sedih. Ketika anda stres,ambil waktu untuk tersenyum. Senyuman akan mengurangi stres dan membuat pikiran lebih jernih.

5. Senyum meningkatkan imunitas.

Senyum membuat sistem imun bekerja lebih baik. Fungsi imun tubuh bekerja maksimal saat seseorang merasa rileks.

Menurut penelitian, flu dan batuk bisa hilang dengan senyum.

6. Senyum menurunkan tekanan darah

Tidak percaya? Coba Anda mencatat tekanan darah saat anda tidak tersenyum dan catat lagi tekanan darah saat anda tersenyum saat diperiksa. Tekanan darah saat Anda tersenyum pasti lebih rendah.

7. Senyum melepas endorphin, pemati rasa alamiah, dan serotonin

Senyum ibarat obat alami. Senyum bisa menghasilkan endorphin,pemati rasa alamiah, dan serotonin. Ketiganya adalah hormon yang bisa mengendalikan rasa sakit.

8. Senyum membuat awet muda

Senyuman menggerakkan banyak otot . Akibatnya otot wajah terlatih sehingga anda tidak perlu melakukan face lift.

Dijamin dengan banyak tersenyum Anda akan terlihat lebih awet muda.

9. Senyum membuat Anda kelihatan sukses

Orang yang tersenyum terlihat lebih percaya diri,terkenal, dan bisa diandalkan. Pasang senyum saat rapat atau bertemu dengan klien. Pasti kolega Anda akan melihat Anda lebih baik.

10. Senyum membuat orang berpikir positif

Coba lakukan ini : pikirkan hal buruk sambil tersenyum. Pasti susah. Penyebabnya, ketika Anda tersenyum,tubuh mengirim sinyal “hidup adalah baik”. Sehingga saat tersenyum, tubuh menerimanya sebagai anugerah

 

Senyum menciptakan kebahagiaan di sekitar kita, senyum adalah ketenangan bagi kegelisahan, keceriaan bagi yang kecil hati dan kegembiraan bagi yang sedih..

Senyum tidak bisa di beli, karena senyuman adalah sesuatu yang tidak berguna bagi siapapun sampai senyum itu diberikan..

Jika kalian harus menemui seseorang yang terlalu letih untuk memberimu senyuman. Berikan satu senyuman yang tulus untuk mereka.

Karena tidak ada yang lebih membutuhkan senyuman daripada orang – orang yang tidak mempunyai senyuman lagi untuk deberikan..

Sebuah senyuman akan selalu diterima, karena senyuman akan membuka pintu dan hati seperti anak kunci..

Berikan setiap senyummu untuk semua orang, karena satu senyuman memberikan keceriaan pada semua orang..

 

Namun demikian ada juga senyum2 yang tidak jelas. Bayangkan Amrozi dkk tersenyum dengan lebar setelah melepaskan picu bom bali yang mengakibatkan orang2 terluka. Seluruh dunia melihat smiling face Amrozi dan mengatakan Amrozi adalah sick man. Dia tersenyum setelah membunuh orang..itulah yang dikatakan masyarakat bule awam.

Dunia pun terhenyak dengan para peserta kompetisi di layar TV, Indonesia Idol, Chef Master dll. Juri selalu mengatakan hal2 buruk tentang penampilan peserta. Dan itulah Indonesia, buruk tapi dihadapi dengan senyum lebar. Nangis2 urusan nanti kalau sudah dieliminasi. Tapi saat diberi hantaman opini2 buruk terhadap penampilan, betapa sangat naifnya mereka tersenyum lebar selebar2nya.

Orang awam akan mengatakan sedang apa dia?? Di event American Idol salah satu jurinya dituntut oleh salah satu peserta karena cara mengungkapkan yang sangat menyakitkan hingga peserta ini membawa kasusnya ke meja hijau.. Uh sampai segitunya.

Kadang senyum bisa berarti beda dan benar2 berbeda dari fisik bibir tersungging.

Kingdom of Heaven

Kingdom of Heaven adalah Nukilan Hadits

Iseng2 nonton film dengan genre sejarah, film Kingdom of Heaven ini patut dilihat. Sebelumnya saya ragu untuk menonton film ini karena pada umumnya film-film barat cenderung anti Muslim, apalagi film ini bertemakan Perang Salib yang merupakan konflik terbuka antara Islam dan Kristen pada abad pertengahan. Tetapi di lain pihak, saya sangat menyukai film-film kolosal. Setelah menonton film ini saya sangat terkejut karena ternyata film ini sangat berhasil untuk menyajikan konflik Perang Salib tanpa berat sebelah (paling tidak menurut standar saya).

Jika anda terkagum-kagum dengan penggambaran perang yang ketat antara Balian of Ibelin melawan Shalahudin Al-Ayyubi di film Kingdom of Heaven, maka perang antara Constantine XI Paleologus dengan Muhammad Al-Fatih jauh lebih ketat, tidak hanya dalam hitungan hari tapi berminggu-minggu.

Dan yang paling penting sebenarnya yang membuat saya terkagum2 dengan gigihnya para punggawa perang itu karena sejak awal film ini saya yakin diilhami oleh hadits Rasulullah, sebuah hadits yang cukup terkenal..

“Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.” [H.R. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335]

Jauh sebelum perang penaklukan kota Konstantinopel yang sekarang menjadi kota Istanbul Turki, Rasulullah SAW telah meramalkan bahwa hanya pemimpin terbaik dan pasukan2 yang terpilihlah yang nanti akan berjuang mengambil alih kota lawas Istanbul.

Selain itu adanya hadits Rasulullah SAW yang menggambarkan kegigihan pasukan penakluk Konstantinopel adalah “Mana yang terkalahkan lebih dahulu, Konstantinopel atau Romawi?” Beliau menjawab, “Kota Heraklius-lah yang akan terkalahkan lebih dulu.” Maksudnya adalah Konstantinopel.” [H.R. Ahmad, Ad-Darimi, Al-Hakim]

Yang mengincar kota ini untuk dikuasai termasuk bangsa Gothik, Avars, Persia, Bulgar, Rusia, Khazar, Arab-Muslim dan Pasukan Salib meskipun misi awalnya adalah menguasai Jerusalem. Arab-Muslim terdorong ingin menguasai Byzantium tidak hanya karena nilai strategisnya, tapi juga atas kepercayaan kepada ramalan Rasulullah SAW melalui riwayat Hadits di atas.

Film ini bisa menjadi alternatif bagi anda yang mempelajari sejarah terutama Islam.. Mudah2an bermanfaat. Amin..

Salah Ketik (Typo)

Melakukan salah tulis (typo) dan salah eja (misspelling) di koran di segala penjuru dunia memang nampaknya merupakan hal yang tak terelakkan. Meskipun sudah dikawal dengan editor dan penilik bacaan (proofreader) yang canggih sekali pun, mengingat sifat inheren dari sebuah suratkabar yang selalu berpacu dengan waktu, kekeliruan akan selalu terjadi. Tanpa memandang bulu, dia bisa menimpa koran dengan tiras kecil maupun tiras maha-besar. Dari survei yang pernah dilakukan, kesalahan penulisan ini ternyata tidak menurunkan wibawa koran yang bersangkutan, malahan mendapat apresiasi yang tinggi dari pembacanya apabila koran ini membuat correction (pembetulan) di edisi keesokan harinya. Marilah kita simak contoh ’salah ketik’ yang banyak membuat orang tersenyum hingga terbahak dibuatnya.

 

    • Floods from the Mississippi may be prevented by putting big dames in the river. [seharusnya ‘big dams’]. Big dames = nyonya gendut, big dams = bendungan besar.

 

    • Grace Varney’s voice broke with emotion as she clutched her toe-headed daughter as her son clung to her side. [seharusnya ‘tow-headed’] Toe-headed = berkepala sebesar jempol kaki, tow-headed = berambut kuning/pirang.

 

    • Full coarse meals. [seharusnya ‘course’] Coarse meal = makanan yang belum diolah, full course meal = hidangan makanan lengkap.

 

    • Every morning my father takes exercises to strengthen his abominable muscles. [seharusnya ‘abdominal’]. Abominable muscles = otot-otot yang menjijikkan, abdominal muscle = otot-otot perut.

 

    • During peek season the beach is covered with hundreds of bikini-clad beauties. [seharusnya peak] Peek season = musim mengintip, peak season = musim puncak.

 

    • The pistol of a flower is its only protection against insects. [seharusnya pistil = putik bunga]

 

    • Many people believe he was a Satin worshipper. [seharusnya Satan] Satin worshipper = pemuja kain satin, satan worshipper = pemuja setan.

 

    • My uncle suffers from sick as hell anemia. [seharusnya ‘sickle-cell anemia’]. Sickle-cell anemia = penyakit kurang darah di mana sel darah merahnya berbentuk seperti bulan sabit (sickle).

 

  • They gave William IV a lovely funeral. It took six men to carry the beer. [seharusnya bier]. Beer = minuman bir, bier = keranda.

Yang paling menggelikan dan cukup porno adalah ‘salah ketik’ (typo) di koran ‘News Herald’ Ohio berikut ini. Untuk diketahui di kawasan Amerika mengingat letak geografisnya terhadap posisi matahari, diberlakukan ketentuan Daylight Saving Time, yaitu dari bulan Maret sampai November jam (clock) dimajukan satu jam. Pada tahun 2011, pada hari Minggu 13 Maret pada pukul 2.00 dini hari, jam dimajukan menjadi pukul 3.00 dini hari. Sebaliknya pada hari Minggu 6 November 2011, pukul 2.00 dini hari, jarum jam dikembalikan (mundur satu jam) ke pukul 1.00 dini hari. Pada hari itu banyak orang bergembira karena merasa mendapat tambahan jatah tidur satu jam, sehingga tidak perlu bangun terlalu awal. Di koran ini dapat dibaca kalimat : This weekend don’t miss that extra hour of sleep! (Akhir pekan ini jangan lewatkan tambahan satu jam tidur anda). Tapi yang bikin kita ngakak adalah kalimat yang tertulis di bawahnya : Remember to turn your cocks back one hour at 2 am Sunday.

Kenapa kita jadi ngakak? Karena cock adalah istilah slang untuk ’penis’, jadi kalimat di atas menjadi : Jangan lupa memutar penis Anda pada jam 2 subuh hari Minggu. Padahal tentu saja yang dimaksudkan adalah : Remember to turn your clocks back one hour at 2 am Sunday (jangan lupa memutar jarum jam Anda mundur satu jam pada pukul 2 subuh hari Minggu). Itulah gara-gara kurang satu huruf ’l’ saja, koran ini jadi bahan tertawaan.

Rumah Adat Tongkonan

Seorang teman bermaksud membangun sebuah rumah adat khas Toraja, Rumah Adat Tongkonan. Sebuah permintaaan dari masyarakat benua Eropa yang ingin memiliki koleksi beberapa rumah adat ASIA, pada sebuah festival sumah adat disana. Seseorang tertarik untuk menghadirkan rumah ini dan memesan kepada salah satu warga senior Toraja untuk mengusung rumah adat Tongkonan beserta seluruh perlengkapannya. Dan kemudian dipersiapkanlah materi2 lengkap, asli semua secara keseluruhan didatangkan dari Toraja Sulawesi Selatan.

Setelah semua disusun berdasarkan rencana2 pembangunan rumah adat Tongkonan, teman kami yang mengetuai ekspedisi pembangunan rumah adat Tongkonan di festival Eropa berniat untuk mengadakan pengecekan terakhir. Semua kayu dan atap sudah tersusun rapi, bahkan ornamen2 khas pun dipasang setelah dipersiapkan jauh2 hari sebelumnya dari Tanah Toraja. Tiba pada saat akhir rumah ini siap untuk dipajang terjadilah satu tragedi. Sebuah pisau yang tak diduga2 dari mana asalnya jatuh dan mengenai salah satu jari teman kami.

Kami yang berada disana pun jadi hiruk pikuk kebingungan mencari kapas dan betadine untuk membalut jari teman kami yang terkena pisau yang jatuh tak diduga2. Teman kami si developer rumah adat Tongkonan dengan santai mengatakan, biarlah darah ini mengalir di rumah Tongkonan, biarlah rumah ini menerima tetesan darahku. Aku lupa bahwa kita membangun rumah adat harus ada syarat2 yang harus kita penuhi. Itu yang kita tidak persiapkan, sungguh aku begitu malu!

Kami hanya menganga melihat teman kami menggantungkan jarinya, meneteskan darah ke lantai rumah adat. Kami baru sadar ada sesuatu yang belum kami persiapkan. Kerbau!

Jenis Nasi Dalam Serat Centini

Oleh Ika Farihah Hentihu

Mahasiswa Doktoral Pasca Sarjana Universtias Sebelas Maret Surakarta

Makanan tradisional adalah warisan nenek moyang yang perlu dilestarikan keberadaannya. Sejarah kuliner di nusantara ini, begitu kaya dan beragam. Salah satu literatur yang mengupas pengetahuan tentang kuliner tersebut adalah Serat Centhini. Serat Centhini atau juga disebut Suluk Tambangraras atau Suluk Tambangraras-Amongraga, ditulis pada periode 1814 sampai dengan 1823. Literatur ini disusun oleh tim penulis yang dipimpin oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom, putra mahkota Sunan Pakubuwana IV Kasultanan Surakarta Hadiningrat,   yang kemudian hari menjadi Sunan Pakubuwana V. Anggota tim penulisnya adalah Raden Ngabehi Ranggasutrasna, Raden Ngabehi Yasadipura II (sebelumnya bernama Raden Ng. Ranggawarsita I) dan Raden Ngabehi Satrodipuro.

Dalam serat Centhini diceritakan kebanyakan masyarakat mengonsumsi hasil bumi dan karangtiri berupa pala kependhem (umbi-umbian), pala gemanthung (buah-buahan) serta pala kesimpar (buah di atas permukaan tanah). Masyarakat pada jaman itu melengkapi sajian jajanan pasar dengan hasil pekarangan lain seperti sirih, obat herbal, dan bunga-bungaan yang digunakan sebagai penghias dan pengharum seperti anggrek bulan, wora-wari, kenanga, cempaka, melati, menur dan bunga dangan.
Ketika datang hajatan, keluarga Jawa akan mengundang tetangga dan teman untuk berdo’a dan makan bersama. Kondangan, itulah istilah yang digunakan untuk menyebut aktivitas mendatangi tetangga atau teman yang sedang punya hajat. Setelah pesta usai, para tamu undangan yang kondangan ini diberi buah tangan oleh tuan rumah yang disebut “berkat”. Selain “berkat”, dikenal pula makanan “punjungan” yaitu makanan yang dikirim kepada orang yang lebih tua dan dihormati. Ada juga makanan yang disebut “ulih-ulih”, yakni nasi dan lauk pauk untuk mereka yang terlibat among gawe. Pada jaman itu, masyarakat telah mengenal dan membudayakan pola makan tiga kali sehari yaitu sarapan, makan siang, dan makan malam.

Sebagaimana diketahui bahwa makanan pokok orang Jawa adalah nasi. Namun demikian Serat Centhini menyebutkan variasi nasi yang dikonsumsi masa itu dengan kata sega dan sekul. Kata sekul telah dipergunakan sejak jaman Jawa kuno sebagaimana disebutkan dalam beberapa prasasti. Adapun variasi nasi yang disebutkan adalah :
– Sega Bubur adalah nasi yang dimasak dengan air ekstra, bahan beras yang cukup terbatas dan waktu pemasakan yang cukup lama pula. Sega Bubur oleh orang Jawa biasa disajikan sebagai sarapan pagi. Kadang Sega bubur diberi campuran parutan kelapa muda, santan dan sedikit garam
– Sega Pulen adalah nasi dengan kualitas beras cukup baik yang apabila dimasak dengan kada air yang tepat maka akan didapat hasil nasi yang cukup lezat
– Sega Wuduk Punar (Nasi Gurih Kuning) adalah yang biasa disebut dengan nasi Uduk, atau nasi yang dimasak dengan santan, garam dan bawang putih. Biasanya disediakan bersama ikan asin dan atau telur.
– Sega Abang adalah nasi yang berwarna merah kecoklatan, berasal dari beras merah yang dipergunakan sebagai makanan utama. Beras merah biasanya direndam dulu semalam seperti beras ketan. rasa nasi beras merah atau sega abang ini mirip seperti jagung rebus.
– Sega Akas adalah nasi yang dimasak dengan sedikit air, dengan cara dikukus dulu berasnya, kemudian dikeluarkan dan diaru di luar dengan mempergunakan air ataupun santan. Kemudian ditanak kembali. Akas adalah karena aspek keawetan karena nasi akas bisa bertahan lebih lama dibanding nasi lemas.
– Sega Empal adalah nasi yang diberi tambahan lauk empal daging, atau di suku Sunda disebut dengan gepuk daging.
– Sega Golong adalah nasi yang dibentuk bulat-bulat dan diisi dengan lauk, misalnya ayam goreng atau daging yang dimasak berbumbu semur. Nasi golong biasanya berjumlah ganjil, misalnya 7 buah. Nasi ini diletakkan mengelilingi tumpeng putih kemudian disajikan dengan lauk-lauk segar seperti misalnya urap-urap dan terancaman.
– Sega Goreng adalah nasi goreng ala Jawa yang dibumbui dengan cabe merah, bawang dan terasi. Beda dengan nasi goreng layaknya diberikan bumbu-bumbu ala cina yaitu cabe, lada dan berbagai macam saus.
– Sega Kresna (Nasi Hitam) Nasi Kresna adalah nasi beras ketan hitam yang dicampur dengan beras putih juga. Memasaknya harus direndam semalam karena biji beras ketan hitam sangat keras seperti ketan hitam. Nasi Kresna yang lain menurut zaman ini ada pula yang dicampur dengan tinta hitam cumi-cumi.
– Sega Lemes adalah nasi yang dimasak dengan ekstra air sehingga tekstur nasi lemas, berbeda dengan nasi akas. Nasi lemas ini seperti nasi liwet.
– Sega Liwet adalah nasi yang memakai metode memasak yang berbeda dengan nasi biasa. Nasi liwet hanya memakai satu alat masak, memakai satu wadah dan diletakkan di dalam panci berisi air. Atau memakai panci khusus untuk meliwet. Tekstur dari nasi liwet ini lemas dan cenderung menjadi satu setelah dingin.
– Sega Lodhoh adalah nasi yang diberi lauk ayam lodhoh yaitu sejenis masakan ayam khas dari kota Tulungagung. Ayam lodhoh adalah masakan ayam dengan bumbu putih dan memakai santan. Ayam biasanya setelah dipotong dibakar terlebih dahulu sehingga menimbulkan efek bakar. Setelah itu dimasak santan dengan mempergunakan bumbu bawang, kemiri dan jintan.
– Sega Tumpeng adalah nasi yang setelah dimasak kemudian dibentuk menjadi tumpeng kerucut. Biasanya nasi tumpeng dipersiapkan untuk acara-acara tertentu. Warna nasi tumpeng ada yang putih dan juga ada yang kuning atau nasi kuning.
– Sega Wudhuk adalah kata lain dari nasi uduk yang dimasak dengan santan dan bumbu bawang
– Sekul Asahan adalah nasi yang diberi lauk dalam sepaket, misalnya ayam goreng, sambel goreng tempe, telur, ketimun dll. Biasanya disediakan untuk acara-acara agama, adat, dan sebagai bagian dari kegiatan yang bersifat perkumpulan. Sekul asahan yang membedakan dengan hidangan prasmanan atau self service.
– Sekul Biru adalah nasi yang dimasak dengan mempergunakan campuran bunga khusus yang berwarna biru hingga menghasilkan warna biru laut. Nasi ini sangat dikenal di Malaysia sebagai nasi khas.
– Sekul Gaga adalah nasi yang mempergunakan beras gaga (baca : gogo). Beras gogo adalah berasal dari padi yang ditanam dengan sistim larikan, galengan, ditanam tanpa diairi, namun dikucur per ruas-ruas pohon. Sehingga hasilnya adalah nasi dengan tekstur yang cukup berbeda
– Sekul Jagung adalah nasi berbahan jagung, ada jagung yang dipipil kemudian ditumbuk menjadi beras. Lalu ada pula jagung yang disebut mpog. Jagung ini setelah dipipil direndam, kemudian dikukus agar supaya bertekstur lembut. Setelah itu digiling dan kembali dikukus. Setelah itu disajikan dengan campuran nasi putih atau tidak sama sekali. Biasanya sekul jagung disajikan bersama urap-urap atau pecel dan sayur pedas.
– Canthel adalah nasi berbahan dasar singkong yang telah berumur. Biasanya disebut thiwul. Thiwul biasa dikonsumsi sebagai cemilan bersama kelapa parut, kalau canthel dikonsumsi sebagai nasi atau makanan utama.
– Sekul Lemeng adalah kata lain dari nasi lemang, yaitu sejenis penganan berbahan beras ketan yang dibumbu santan dan garam. Memasaknya pun unik yaitu dalam buluh bambu dan dibakar selama 3 jam. Setelah itu bambu dibelah dan kemudian penganan ini disediakan dengan dipotong-potong. Rasanya mirip lemper.
– Sekul Tumpeng Golong adalah nasi tumpeng putih yang dikelilingi dengan nasi golong (berbentuk bulat) yang berjumlah 7 atau ganjil.
– Sekul Tumpeng Megana adalah nasi Tumpeng Putih dilengkapi dengan lauk-pauk yang diisikan di dalam tumpeng, sehingga orang tidak tau dan meraba-raba apa isi di dalam tumpeng ini. Biasanya diisi dengan lauk pauk. Misal telur, ayam masak santan atau merah dll
– Sekul Ulam adalah nasi dengan didampingi lauk pauk yaitu misalnya ayam, daging, telur atau ikan.
dan banyak lagi yang belum kami sebutkan disini, mengingat jenis nasi ini ternyata sangat banyak disebutkan hingga terdapat banyak jenis dan banyak kesamaan.

Rinduku Galesong

[Puisi]

Rinduku Galesong

Rinduku

Aku rindu

Aku rindu pada Galesong

Aku rindu pada Sombayya, ayahku

Aku rindu dimandikan di Bungung Baraniya

Aku terpaksa tak kembali duhai Sombangku

Tapi aku tahu ayah juga merindukanku..

Datang ke Somba Opu

Aku rindu ayah panggil nama kecilku

Baso..sini ko nak, Baso..sini ko nak

Aku disini aman ayah, bersama dengan istriku..

Potre Koneng

Bermimpikah engkau tentang diriku wahai ayahku?

Aku selalu bermimpi tentang ayah

Saat kita bersama berkuda di pantai Galesong

Memandangi kapal-kapal Portugis yang sandar

Aku rindu duduk bersama ayah

Mendengar nasihat-nasihat bijakmu

Aku ingin bersimpuh di depanmu

Mengenang saat ku akan pergi ke Marege

Aku tidak ke Marege ayah, tolong percayalah

Aku tidak ke Marege

Marege!

Ayah pasti tahu itu.

(Karaeng Galesong,Malang)

Neo Tautologi

Saya membaca berita di suratkabar nasional yang kira-kira berbunyi sebagai berikut: Duta Besar Belanda meletakkan krans bunga pada makam para pelaut Belanda yang gugur pada masa agresi Jepang. Kita memahami bahwa ‘krans’ bermakna ‘karangan bunga’, jadi dengan diberi embelan ‘bunga’, maka sebenarnya sudah terjadi kerancuan karena ini berarti secara implisit kata ‘bunga’ itu diucapkan dua kali. Inilah yang dinamakan dengan ‘tautology’, gaya bahasa yang tanpa disadari menyiratkan penyebutan kata ‘kembar  siam’ yang dalam bahasa anak muda bolehlah disebut dengan ‘lebay’.

 

Saya teringat gaya bahasa ayah saya yang gemar menggunakan diksi ‘dibunuh mati’. Mau tak mau saya tak dapat menahan geli mendengar istilah ‘dibunuh mati’ ini. Lha wong ‘dibunuh’ itu maknanya jelas ‘dibuat mati’, kenapa kok ditambah lagi dengan kata ‘mati’. Saya juga sering menjumpai istilah ‘tumor kanker’ dituliskan pada media cetak. Tumor itu sama dan sebangun dengan kanker, jadi benar-benar lebay si penulisnya ini. Anda barangkali juga pernah mendengar seseorang mengatakan ‘peristiwa ini terjadi pada pukul 16 sore. Ya ampun, semua orang juga tahu kalau jam 16 itu pasti sore. Lain soalnya, kalau dia mengatakan ’pada pukul 4 sore’, ungkapan ini benar dan bukan tautologis. Dan baru inget juga, dulu bapak suruh beli pasta gigi dengan mengatakan nak belikan Odol Pepsodent, dan saat itu masih ingat juga ada pasta gigi dengan merk Odol yang kemudian dikenal sekarang odol adalah arti dari pasta gigi itu sendiri.

 

Dalam wacana mutakhir seringkali kita mengatakan ’berapa nomor PIN kamu?’ atau dalam bahasa Inggris biasa diucapkan dengan ’What’s your PIN number?’ Padahal kita mafhum bahwa PIN adalah akronim dari ’Personal Identification Number’. Jadi dengan mengatakan ’PIN number’ kita secara lebay sudah mengucapkan ’number’ sebanyak dua kali. Demikian pula kebiasaan mengatakan ’mesin ATM’ atau ’ATM machine’. Kita sudah lupa bahwa ATM sesungguhnya adalah kependekan dari ’Automatic Teller Machine’, sehingga dengan mengatakan ’ATM machine’, kata ’machine’ ini secara boros sudah diucapkan dua kali. Juga kebiasaan mengatakan ’virus HIV (HIV = Human Immunodeficiency Virus)’ dan ’memori RAM (RAM = Random Access Memory)’ merupakan contoh-contoh lain dari tautologi ini.

 

Juga ungkapan yang sudah kadung lazim tetapi sebenarnya bernada tautologis sering terlontar dari mulut kita semisal ’hadiah cuma-cuma’ (free gift), ’prioritas pertama’ (first priority), ’mengeluarkan bau aroma yang tak sedap’, saling baku tembak (saling = baku), tidak bergeming (bergeming = tidak bergerak), kawat behel (ini dari kata Belanda beugel yang bermakna ’kawat’), iring-iringan konvoi, kata password (kata = word), beaya ONH (beaya = ongkos). Dan dua frasa berikut ini adalah contoh tautologi yang sudah menjadi salah kaprah yang umum yaitu ’paling terbaik’ (paling = ’ter’) dan ’amat baik sekali’ (amat = sekali). Adakah contoh lain yang dapat Anda berikan mengenai tautologi ini?