[Puisi]
Bulan memang sangat muram dinda
Indah wajahmu menerangi malamku
Langit mulai gelap
Tertutup pinus nan tegak
Mahoni membelakangi rimba
Seolah berantas beriak
Hanya matahari
Matahari esok.. ya esok..
Terpancar di danau segelas
Surya yang hampar
Seolah bening mata liar
Mempesona binar
Binar Matamu
Hai Potre Koneng
Dingin sekali disini
Hanya bias cahaya matamu
Dinda Koneng
Menyelinap ke relung jiwa
Meringankan langkah menuju menggapai rupa
Fajar kali ini
Dilapisi tipis gurat lembayung
Butiran embun samar menurun
Luruh membasahi persada
Daun gugur berserak basah
Ikhlas menatapi kehidupan dengan pasrah
Kuncup tetanaman begitu indah
Penuh hidup penuh semangat penuh gairah
Aku takkan pulang..ya tak akan
Menunggu binar matamu yang menghalangiku
Untuk pulang
Ke Galesong
