Berapikah Kawi

Berapikah Kawi?

Di Yogyakarta ada Merapi, di Malang ada gunung Kawi. Tepatnya gugusan gunung Kawi. Kenapa gugusan? Gunung Kawi adalah jajaran perbukitan dan gunung2 yang memanjang dari Selatan yaitu Blitar bagian Timur Selatan sampai sebelah utara kabupaten Malang di sekitar Lawang. Bentuknya nyaris mendekati seseorang yang sedang tertidur lelap menyedekapkan kedua tangannya. Rambutnya pun terurai panjang bak bidadari. Kakiknya terbujur kaku persis di bukit Panderman, bukit dimana menjadi langganan para wall climber.

Tepat di kaki gugusan gunung Kawi disitulah kota Malang berada. Cukup dekat dan dingin. Sebagian hamparan kaki gunung dan puncak2 perbukitan menjadi daerah eksotis dan subur yang sesuai bagi penduduk kota Malang untuk bercocok tanam, menghirup udara yang fresh, dan terutama menngenyam pendidikan di kota yang penuh dengan perguruan tinggi ini. Sungguh lokasi yang cocok.

Tapi betulkah gunung Kawi tidak berapi? Betulkah gunung Kawi mati? Sepertinya hampir2 tidak bisa dibayangkan apabila gunung ini meletus. Gunung ini mati dan terlihat mati, seolah2 sudah tidak ada aktifitas apapun. Hampir setiap orang pun paham sekali dengan gunung Kawi ini. Meski juga mengandung misteri seperti Merapi, gunung Kawi ini hanyalah memiliki kelebihan banyaknya makam para sesepuh yang dikeramatkan, seperti yang ada di Kapanjen. Tepatnya di sebelah selatan gugusan gunung Kawi. Juga seorang keturunan Raja Gowa, Karaeng Galesong, salah satunya dimakamkan di Ngantang, kabupaten Malang. Tepatnya di ujung gugusan Utara gunung Kawi.

Orang2 tua pernah bercerita, konon kabarnya nama Gunung Kawi tidak memiliki arti khusus kalau tidak diperpanjang terlebih dahulu. Kepanjangan dari Kawi adalah ‘kawitan’ atau dalam bahasa Jawa berarti yang awal. Entah benar entah tidak, gunung Kawi memang tidak meletus atau eruption seperti Merapi. Pun tidak memiliki kawah terbelah dan mengeluarkan asap tebal yang membakar. Namun siapa nyana kalau nama kepanjangan Kawi ini adalah ‘kawitan’ yang artinya di akhir hari nanti dia akan meletus.

Nah bila nanti gunung Kawi meletus tandanya adalah awal terjadinya hari Kiamat.

Sebagai manusia yang mempercayai akan adanya hari akhir, ini bukan menjadi masalah besar. Kita sudah terbiasa mendengar khabar letusan dan letupan Merapi yang banyak membawa korban. Bila Kawi meletus kita sudah siap dengan amalan dunia yang sebanyak2nya.

Amin

Published by Ika

I am Rafter, Blogger, and Teacher

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *